Besi sulfat - apa itu dan apa yang digunakan di kebun?

Mustahil untuk menumbuhkan kebun yang sehat tanpa perawatan pohon dan semak secara berkala dengan agen pelindung terhadap hama dan penyakit. Salah satu cara tersebut adalah besi vitriol.

Ferro sulfat (menurut rumus kimia - ferrous sulfat) adalah kristal pirus kecil, larut dalam air. Kandungan zat aktif dalam bubuk jadi adalah 53%. Biasanya, besi sulfat digunakan sebagai larutan air untuk penyemprotan atau sebagai bagian dari kapur untuk pohon dan semak.

Besi sulfat terlihat seperti kristal kecil berwarna pirus

Aplikasi ferrous sulfate

Ferro sulfat secara tradisional digunakan untuk:

  • penghancuran serangga berbahaya;
  • pencegahan dan pengobatan penyakit jamur (keropeng, bercak, bubuk tepung, busuk buah, busuk abu-abu, kanker hitam, dll);
  • menyingkirkan lumut dan lumut;
  • mendisinfeksi luka dan lubang di pohon;
  • pengobatan dan pencegahan klorosis (penyakit tanaman yang timbul dari kekurangan zat besi di tanah).

Obat Hama

Terhadap serangga berbahaya (termasuk berhibernasi di bawah kulit kayu) besi vitriol digunakan pada konsentrasi 500 g per 10 liter air. Pohon banyak disemprot dengan solusi ini sebelum kuncup pecah. Perawatan kedua dilakukan pada akhir musim gugur - pada bulan November.

Vitriol besi melawan lumut dan lumut

Untuk menyingkirkan lumut dan lumutyang sering muncul di pohon-pohon tua, zat besi sulfat juga sangat efektif. Semak berry dan pohon-pohon batu disemprotkan dengan larutan 3% (300 g besi sulfat per 10 liter air). Pohon benih membutuhkan konsentrasi yang lebih kuat - 500 g besi sulfat per 10 liter air.

Tidak mudah untuk menghilangkan lumut dan lumut dari pohon, tetapi setelah perawatan dengan larutan besi sulfat, mereka sendiri meninggalkan kulit kayu.

Penyemprotan dilakukan pada awal musim semi atau musim gugur, saat daun sudah rontok. Sebagai aturan, dua perawatan diperlukan pada interval dua minggu. Setelah itu, lumut dan lumut mati dan jatuh dari kulit kayu sendiri.

Berjuang melawan penyakit jamur

Untuk mengatasi penyakit jamur, larutan ferro sulfat yang lebih lemah (30 g zat per 10 liter air) digunakan. Perawatan dilakukan 2-3 kali setiap 5-7 hari.

Disinfektan Pohon dengan Iron sulfate

Selama desinfeksi luka, retak, hampa 100 g besi sulfat diencerkan dalam 10 liter air. Solusi yang dihasilkan diperlakukan dengan jaringan pohon yang rusak.

Zat besi sulfat terhadap klorosis

Penyemprotan zat besi sulfat membantu menghilangkan klorosis yang terjadi pada tanaman karena kurangnya zat besi di tanah atau kurangnya pupuk. Untuk menyiapkan larutan, 50 g besi sulfat dilarutkan dalam 10 liter air. Penyemprotan dilakukan setiap 4-5 hari untuk mengembalikan warna daun hijau. Untuk pencegahan klorosis, konsentrasi yang lebih rendah efektif: 10 g vitriol hingga 10 liter air.

Peringatan saat bekerja dengan obat

Besi sulfat adalah zat yang tidak aman. Agar tidak membahayakan Anda dan pendaratan Anda, ikuti aturan tertentu untuk bekerja dengannya:

1. Bacalah dengan cermat konsentrasi larutan yang disarankan dalam instruksi. Solusi 5-7% hanya dapat digunakan di musim semi (sebelum kuncup pecah) atau di musim gugur, ketika tidak ada daun pada tanaman. Selama musim tanam sebaiknya konsentrasi yang lebih rendah (0,1-1%).

2. Encerkan vitriol besi dalam gelas atau piring plastik.

3. Kenakan sarung tangan.

4. Dalam kasus terjadi kontak dengan ferrous sulfate di mata, bilas dengan air mengalir.

Zat besi sulfat, tersangkut di daun dan setek hijau, bisa menyebabkan luka bakar.

Penggunaan besi sulfat yang tepat akan membantu membersihkan pohon di kebun Anda dari hama serangga, penyakit jamur, lumut, lumut, dan penyakit lainnya. Pantas saja obat ini dianggap paling serbaguna dalam berkebun.

Tonton videonya: Kandungan, Manfaat, Kegunaan, dan Cara Aplikasi Kapur Pertanian pada Media Tanam (Oktober 2019).

Loading...